Jakarta, 5 Januari 2026 — Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) memulai babak baru tata kelola kelembagaan pada awal tahun 2026 ini. Bertempat di Ballroom Lantai 2 Menara Selatan, Plaza Kuningan, Jakarta Selatan. Menteri LH/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, secara resmi menandai dimulainya operasional perkantoran di lokasi baru melalui acara tasyakuran yang berlangsung khidmat.
Peresmian kantor di Plaza Kuningan ini bukan sekadar perpindahan fisik semata, melainkan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan organisasi yang selama ini mendambakan ruang kerja representatif. Setelah puluhan tahun dinanti, kehadiran kantor baru ini diharapkan mampu memacu efektivitas kinerja jajaran KLH/BPLH dalam menghadapi tantangan isu lingkungan hidup yang semakin kompleks dan dinamis. Menteri Hanif menegaskan bahwa fasilitas yang memadai harus berbanding lurus dengan peningkatan layanan kepada masyarakat.
Suasana tasyakuran terasa semakin bermakna karena dirangkaikan dengan peringatan Isra Mi’raj 1447 H. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Muhammad Haikal, dilanjutkan dengan ceramah agama oleh Ustadz Taufik Al-Miftah. Dalam tausiyahnya yang bertema “Membangun Karakter Unggul melalui Momentum Isra Mi’raj”, Ustadz Taufik menekankan pentingnya integritas dan etika spiritual sebagai landasan utama bagi aparatur negara dalam menjalankan tugas berat menjaga kelestarian alam.
Puncak acara ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Menteri Hanif Faisol Nurofiq. Potongan tumpeng tersebut diserahkan kepada jajaran pimpinan Eselon I sebagai simbol komitmen bersama untuk memperkuat sinergi internal. Dalam arahannya, Menteri Hanif mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan kantor baru ini sebagai suntikan semangat dalam bekerja.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, hari ini kita awali kinerja kita untuk masyarakat di kantor baru ini. Mudah-mudahan kantor ini membawa semangat baru bagi kita semua untuk bekerja lebih baik dalam menjaga dan mengelola lingkungan hidup,” ujar Menteri Hanif di hadapan jajaran pimpinan dan pegawai yang hadir.
Namun, di tengah suasana syukur menempati gedung baru, KLH/BPLH tidak melupakan realitas berat yang dihadapi para petugas di lapangan. Momen ini juga menjadi ajang solidaritas bagi keluarga besar KLH/BPLH. Perhatian khusus diberikan kepada 14 orang staf yang sempat terjebak bencana banjir bandang dan longsor saat bertugas di wilayah Sumatera.
Sebagai bentuk kepedulian institusi, Menteri Hanif menyerahkan tali asih kepada perwakilan pegawai yang terdampak. Insiden yang menimpa para staf di Sumatera ini menjadi pengingat nyata bahwa tugas pengendalian lingkungan hidup memiliki risiko tinggi dan membutuhkan kesiapsiagaan penuh. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban sekaligus menegaskan bahwa keselamatan dan kesejahteraan pegawai lapangan tetap menjadi prioritas utama pimpinan.
Acara ditutup dengan doa bersama, membawa harapan besar agar operasional KLH/BPLH di Plaza Kuningan dapat berjalan lancar. Dengan infrastruktur baru dan semangat solidaritas yang kuat, KLH/BPLH menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memastikan kebijakan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup terlaksana secara efektif.